Mahasiswa Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Raih Juara 3 Esai Nasional SDG Academy Indonesia 2026

Belajar dari Layar, Bergerak untuk Berdampak: Mahasiswa Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Raih Juara 3 Esai Nasional SDG Academy Indonesia 2026 yang Diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Eksal Yoga Setiawan, Mahasiswa Semester 2 Magister Energi,Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro. Mahasiswa Magister Energi berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Esai Nasional SDG Academy Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui Sekretariat Nasional SDGs. Kompetisi ini mengangkat tema Innovation in Learning & Partnerships, yang berfokus pada pengembangan sistem pembelajaran SDGs melalui kurikulum inovatif, platform digital, serta kolaborasi multi–pemangku kepentingan.

Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, karya esai berjudul “San-Diego (Sustainable Development GO!): Gamified Experiential Learning untuk Pembelajaran SDGs bagi Generasi Digital – Belajar dari Layar, Bergerak untuk Berdampak” berhasil menarik perhatian dewan juri berkat pendekatan inovatif dan aplikatif yang ditawarkan.

Gagasan “San-Diego” lahir dari refleksi terhadap tantangan pembelajaran Sustainable Development Goals (SDGs) yang selama ini cenderung teoritis dan belum sepenuhnya kontekstual bagi generasi digital. Melalui pendekatan gamified experiential learning, konsep ini mengintegrasikan kurikulum berbasis proyek, platform digital interaktif, serta sistem misi berbasis aksi nyata di masyarakat. Mahasiswa dan pelajar tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai SDGs, tetapi juga terdorong untuk melakukan aksi kolaboratif yang berdampak langsung di lingkungan sekitar.

Proses seleksi berlangsung secara ketat dengan melibatkan 313 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penilaian didasarkan pada aspek kebaruan ide, relevansi terhadap target SDGs nasional, potensi implementasi, serta keberlanjutan program. Keberhasilan meraih posisi tiga besar menjadi bukti bahwa gagasan berbasis riset dan inovasi yang dikembangkan mahasiswa pascasarjana UNDIP memiliki daya saing di tingkat nasional.

Puncak penghargaan dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Menara Kompas, Jakarta, dan dihadiri langsung oleh Ketua Sekretariat Nasional SDGs Indonesia, Menteri PPN/Kepala Kementerian PPN/Bappenas, serta perwakilan mitra pembangunan termasuk Tanoto Foundation. Momentum tersebut menjadi ruang apresiasi sekaligus dialog strategis antara generasi muda dan para pemangku kebijakan dalam mendorong percepatan pencapaian SDGs di Indonesia.

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan komitmen Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Ke depan, gagasan “San-Diego” diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai model pembelajaran adaptif yang mampu menjembatani transformasi digital, kolaborasi lintas sektor, dan aksi nyata generasi muda untuk masa depan berkelanjutan.