Success Story – Dari Bengkel Kampus ke Proyek Energi Nasional

Kisah Mukhamad Andi Rahman, Alumni Vokasi UNDIP yang Kini Pimpin Proyek di PT PGN Solution

Semarang, 28 Oktober 2025 — Dari ruang praktik sederhana di bengkel Teknik Mesin Universitas Diponegoro dua dekade lalu, Mukhamad Andi Rahman, S.T., M.M. kini memimpin koordinasi proyek-proyek energi berskala nasional. Siapa sangka, alumni Program Studi D3 Teknik Mesin UNDIP angkatan 2001, yang kini menjadi cikal bakal Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik Sekolah Vokasi UNDIP, telah menapaki karier yang menginspirasi di dunia energi Indonesia.

Andi—begitu ia disapa—saat ini menjabat sebagai Koordinator Pelaksana di PT PGN Solution, perusahaan strategis yang berperan penting dalam pengembangan infrastruktur gas dan energi nasional. Sebelum menempati posisi ini, perjalanan kariernya telah membawanya melalui berbagai tanggung jawab besar: Project Manager Pengembangan Infrastruktur, Project Manager Pipa Minyak Wilayah Kerja Rokan, hingga Project Manager EPC (Engineering, Procurement, and Construction).

Sejak Desember 2024, Andi dipercaya mengoordinasikan pelaksanaan proyek-proyek strategis di lingkungan PGN Solution. Ia memastikan seluruh kegiatan berjalan tepat waktu, efisien, dan menjunjung tinggi keselamatan kerja—tiga prinsip utama yang menjadi kunci keberhasilan setiap proyek. Di bawah kepemimpinannya, tim lapangan mampu melakukan mobilisasi peralatan dan tenaga kerja secara optimal, menjaga ritme kerja tanpa mengorbankan keselamatan dan kualitas.

Ketika ditanya tentang kunci keberhasilannya, Andi dengan rendah hati menyebut pendidikan vokasi UNDIP sebagai fondasi penting dalam membentuk karakter dan kemampuan berpikirnya.

“Ilmu dan keterampilan teknik dari UNDIP menjadi bekal berharga yang membentuk pola pikir analitis sekaligus manajerial dalam memimpin proyek besar,” tuturnya.

Tak hanya aktif di dunia profesional, Andi juga terlibat dalam pengembangan kompetensi SDM di sektor energi sebagai anggota IAMPI-Migas serta Assessor di Tempat Uji Kompetensi (TUK) PGN. Baginya, berbagi pengalaman dan menumbuhkan generasi penerus yang kompeten adalah bentuk kontribusi nyata bagi bangsa.

Kepada mahasiswa dan calon lulusan Sekolah Vokasi UNDIP, Andi berpesan agar tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis semata.

“Bangun kemampuan teknis sekaligus kepemimpinan. Dunia kerja membutuhkan orang yang tidak hanya ahli, tetapi juga mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan menjaga integritas,” ujarnya penuh semangat.

Perjalanan karier Mukhamad Andi Rahman membuktikan bahwa pendidikan vokasi bukan sekadar jalur cepat menuju pekerjaan, tetapi juga pondasi kuat untuk membangun kepemimpinan dan profesionalisme di industri strategis nasional. Dari bengkel kampus hingga proyek migas berskala besar, semangat kerja keras dan integritasnya menjadi cerminan nyata semboyan “Vokasi Kuat, Indonesia Hebat.”